Beda Pandangan Jelang Porprov Jatim: Disporapar Optimistis, KONI Sidoarjo Realistis

SIDOARJO – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si, menyatakan optimisme tinggi terhadap kesiapan kontingen Kabupaten Sidoarjo menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan segera digelar. Selasa (02/06).

Menurut Yudhi ketika hadir pada kejuaraan Equestrian di Yussar Stable Riding, berbagai persiapan telah dilakukan secara bertahap melalui pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) hingga 30 Juni mendatang. Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet potensial, Porkab juga menjadi bagian dari proses pembinaan, koordinasi, dan konsolidasi antarcabang olahraga guna mematangkan kesiapan atlet menuju Porprov.

“Pembinaan atlet terus berjalan. Koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh cabang olahraga juga sudah dilakukan. Kami optimistis Sidoarjo mampu menunjukkan prestasi terbaik dan bersaing dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur,” ujar Yudhi.

Ia menilai Porprov Jatim menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Sidoarjo, sekaligus tantangan bagi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Sidoarjo, Imam Purwanto, untuk membuktikan kemampuan dalam memimpin organisasi olahraga menuju prestasi yang lebih baik.

Namun demikian, berbeda dengan optimisme yang disampaikan Disporapar, Plt Ketua KONI Sidoarjo, Imam Purwanto, memilih bersikap realistis terhadap target juara umum. Menurutnya, persaingan pada Porprov kali ini akan berlangsung sangat ketat, terlebih pelaksanaan berlangsung di Surabaya dan wilayah sekitarnya yang memiliki banyak cabang olahraga unggulan.

Meski pesimistis terkait peluang meraih gelar juara umum, Imam tetap optimistis kontingen Sidoarjo mampu meningkatkan capaian prestasi dibandingkan Porprov sebelumnya.

“Kami realistis melihat peta persaingan yang ada. Target juara umum memang tidak mudah, namun peningkatan prestasi dan perolehan medali dari Porprov sebelumnya menjadi target maksimal bagi Sidoarjo,” ungkapnya.

Sementara itu, Yudhi menegaskan bahwa hasil Porprov nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh cabang olahraga yang selama ini mendapatkan dukungan pembinaan dan anggaran dari pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap program pembinaan harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi olahraga.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh cabang olahraga berdasarkan capaian prestasinya. Anggaran pembinaan harus sejalan dengan hasil yang diraih. Evaluasi ini penting agar pembinaan olahraga di Sidoarjo semakin efektif dan berorientasi pada prestasi,” tegas Yudhi.nic

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *