Sidoarjo – Pencarian balita berusia 19 bulan yang dilaporkan hanyut di Sungai Kalidawir akhirnya membuahkan hasil pada hari kelima. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Sejak hari pertama, proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, relawan, serta unsur TNI dan Polri. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai hingga ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur terbawanya korban.
Koordinator Basarnas, Kristiawan, menyampaikan bahwa seluruh personel telah mengerahkan kemampuan terbaik selama operasi berlangsung.
“Upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan memperluas area hingga ke hilir. Ini hasil dari kerja sama seluruh tim di lapangan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kapolsek Tanggulangin, Kompol Anggono Jaya, mengungkapkan bahwa setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
“Jenazah saat ini sudah dibawa ke Pusdik Porong dan masih menunggu proses autopsi,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama dalam mengawasi anak-anak di lingkungan sekitar sungai yang memiliki arus cukup deras dan berpotensi membahayakan. meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anak-anak di sekitar aliran sungai, terlebih saat kondisi arus yang cukup deras.nic

